Model Dan Kisah Baju Koko

Kehadiran Baju Koko di Indonesia sangat identik dengan pakaian yang digunakan oleh pria muslim di Indonesia. Trend menggunakan baju koko bagi pria muslim seakan menggelora dan sudah menjadi keharusan ketika mengikuti acara resmi ataupun kekeluargaan besar ataupun hanya sekedar digunakan untuk pergi beribadah ke mesjid di sekitar lingkungannya.

Menurut Pengamat Budaya Indonesia, Bpk.Suteja, baju yang sekarang dikenal dengan baju koko tersebut sebenarnya turun temurun dari baju masyarakat China bernama “Tuil-Khim”.

jual-baju-koko-murah

Di kalangan warga Jakarta, baju Tuil-Khim dipakai dan dikenal dengan sebutan baju Tikimin. Baju Tuil-Khim modelnya seperti baju koko, bukaan di tengah dengan lima kancing. Pada masyarakat Betawi, paduan baju ini biasanya celana panjang bahan. Mungkin di antara Anda masih ada yang ingat setelan almarhum Benyamin di sinetron Si Doel Anak Sekolahan? Nah, kira-kira seperti itulah baju koko yang dipadu dengan celana batik, khas Betawi.

Hingga awal abad ke-19, pria keturunan di Indonesia masih mengenakan kostum Tui-Khim dan celana komprang atau longgar untuk kegiatan sehari-hari.

jual-grosir-baju-koko-crystal

Sudah menjadi rahasia umum, bagaimana bisa baju tuil-khim menjadi baju koko seperti yang kita kenal sekarang? Remy Sylado, budayawan, menjelaskan bahwa biasanya yang memakai baju tui-khim di masa itu adalah pria keturunan koko koko. Dieja dalam Bahasa Indonesia jadinya Koko. Jadilah “Baju Koko”.

Pendapat serupa juga dikemukakan sejarawan Indonesia. Sejarah kemunculan baju koko di Indonesia sangat erat kaitannya dengan adat masyarakat Tionghoa yang berbaur dengan penduduk asli sehingga banyak diadaptasi oleh berbagai suku di Nusantara.

Telah diketahui umum bahwa desain awal baju koko yang kita kenal sekarang ini berasal dari adanya kebiasaan pria keturunan yang menggunakan baju Tukimin yang merupakan pakaian yang lazim dipakai pada masa dahulu hingga sekarang ini. Baju koko sudah menjadi bagian warisan budaya Islam dan Indonesia saat ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s